BREAKING

Mitos dan Fakta Tentang Madu


gambar: sciencenutshell.com

Semua orang mengenal madu sebagai sumber makanan yang kaya manfaat. Tidak sedikit pula yang menjadikan madu sebagai bahan obat. Sayangnya, tidak semua cerita yang beredar tentang madu dapat dipercaya kebenarannya. Nah, biar nggak salah, yuk kita lihat mitos dan fakta tentang madu berikut.

Mitos: madu asli tidak dikerubungi semut
Fakta: Tidak betul. Semut justru sering menjadi masalah bagi peternak. Tapi semut memang tidak menyukai jenis madu tertentu yang rasanya terlalu asam.

Mitos: Madu tidak akan basi
Fakta: semua madu yang disimpan tidak dalam penyimpanan yang disegel akan menyerap kelembaban dari udara dan bisa menjadi basi. Kalau disegel dengan baik dan disimpan dalam temperatur ruangan, maka madu tidak akan basi.

Mitos: jangan minum madu yang sudah mengkristal.
Fakta: perubahan bentuk tidak mengubah kualitas dan nutrisi madu.

Mitos: pasien diabetes tidak boleh minum madu
Fakta: madu aspal kadang ditambah gula, dan sebaiknya dihindari. Tapi madu alami masih bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes. Madu memiliki indeks gliemik rendah yang artinya sehat diserap darah.

Mitos: kualitas madu tergantung warnanya.
Fakta: tidak betul, setiap madu tergantung sumber bunganya sehingga akan mempengaruhi warna dan rasa.

Mitos: kuning telur akan matang jika dicampur madu asli.
Fakta: sebenarnya kuning telur bukan matang, tapi hanya menggumpal. Itu muncul dari reaksi sifat asam dari madu saat bercampur dengan protein dan lemak dari kuning telur.

About ""

Beemagz adalah majalah lokal muda Lombok. Kreatif, edukatif, entertaining, local taste, dan pastinya youngster bangett!! Enjoy our online version!

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Beemagz Youngster Magazine | Majalah Remaja
Design by FBTemplates | BTT