BREAKING

Cerita Tentang Rok


Rok adalah salah satu fashion item yang banyak digemari cewek, alasannya karena bisa dipakai baik untuk acara santai maupun formal. Jangan asal pakai aja, kita juga mesti tahu sejarah panjang dibalik rok!

Kapan Rok Muncul?
Rok  sudah muncul sekitar tahun 1860-an, dimulai dengan munculnya hoopskirt dan crinolis, yang seringkali dipakai oleh perempuan-perempuan bangsawan dengan bentuk roknya yang menggembung dan unik mirip sebuah gaun. Masuk abad ke 19, model gaun atau rok makin meluas, beragam dan dikenal di dunia fashion perempuan maupun laki-laki. Seperti kaum laki-laki di Skotlandia dan Irlandia, yang bernama Kilt dengan corak Tartan Check-nya yang terkenal.

Sekitar tahun 1915, didominasi dengan hemlines (rok di atas mata kaki dan di bawah mata kaki). Lima tahun kemudian hingga tahun 1970 rok sempat mengalami perubahan rok panjang dan pendek. Tahun 1970an, celana panjang muncul dan menjadi alternatif fashion selain rok.

Jenis dan Bentuk Rok

Nggak heran kalau cewek suka banget pakai rok. Soalnya ada banyak bentuk dan jenis yang bisa dipadukan dengan style kita sehari-hari. Uniknya beberapa model tersebut nggak pernah hilang, justru makin beragam bentuknya. Seperti mini skirt, maxi skirt, A-line, skort, balloon skirt, high waist skirt dan masih banyak lagi.

“Pergerakan” Rok mini

Mary Quant (1934), seorang desiner dan ikon mode asal Inggris ini yang memperkenalkan rok mini. Ide ini dicetuskan supaya perempuan bebas bergerak bahkan saat mengendarai kendaraan. Kemudian dikembangkan oleh desainer Andre Courreges asal Perancis (1923) dan desainer asal Inggris yaitu John Bates (1938).

Di tahun 1960-an, rok mini menjadi salah satu isu yang muncul di tengah-tengah revolusi budaya dan politik yang terjadi saat itu. Karena kemunculan rok dianggap sebagai munculnya pergerakan feminisme. Rok mini menjadi alat untuk mengekspresikan kekuatan seorang perempuan dan digunakan sebagai “alat” gerakan perempuan yang sedang tumbuh. Perempuan mulai masuk universitas dan masuk dunia kerja. Perempuan digambarkan sebagai gadis muda lajang, riang, bangga dan percaya diri diri mereka sendiri.

Berkat Mary Quant, rok mini makin dikenal dan menjadi pusat trend internasional lewat berbagai acara peragaan busana. Salah satunya yang diperagakan oleh Jean Shrimpton yang memakai rok mini tanpa stocking, topi dan sarung tangan di Melbourne Cup Carnival Australia pada 30 Oktober 1965. (sumber: gadis online)

About ""

Beemagz adalah majalah lokal muda Lombok. Kreatif, edukatif, entertaining, local taste, dan pastinya youngster bangett!! Enjoy our online version!

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Beemagz Youngster Magazine | Majalah Remaja
Design by FBTemplates | BTT