BREAKING

Anak Muda Jangan Golput


Pemilu Legislatif (Pileg) telah berlalu, sekarang Indonesia akan segera menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres). Kita yang muda-muda jangan sampai golput yaa!

Sejarah Golput
Golput adalah singkatan dari golongan putih, yaitu mereka yang berhak memberikan suara dalam pemilu namun tidak menggunakan hak pilihnya. Awalnya, golput adalah gerakan protes dari para mahasiswa dan pemuda pada pelaksanaan pemilu 1971. Gerakan ini menganjurkan agar para pemilih mencoblos bagian putih pada surat suara, sehingga suara jadi nggak sah. Pada zaman itu, jarang ada yang nggak datang ke bilik suara, karena kehadiran akan ditandai. Nah, makanya satu-satunya solusi untuk nunjukin protes adalah dengan golput. Sekarang ini istilah golput diberikan pada siapapun warga negara yang nggak menggunakan hak pilihnya.

Kenapa Golput?

“Kalau nggak ada perubahan, mending golput!”
“Siapa yang mau dipilih? Kalau bingung, mending jangan!”
“Politik, no way!

Kira-kira itulah yang kerap kali menjadi alasan untuk golput. Ada kecenderungan pesimistis akan terjadinya perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, meski pemilu diadakan.

Kenapa Harus Memilih?

Banyak yang bilang, salah satu cara paling efektif untuk membenahi carut-marut perpolitikan Indonesia adalah dengan ikut memilih dalam pemilu. Setuju nggak sih? Atau kamu masih apatis dengan pernyataan tersebut?

Kalau dipikir-pikir, pernyataan diatas lebih banyak benarnya ketimbang salahnya. Bayangin aja, dengan memilih, berarti kamu sudah mendelegasikan individu atau kelompok tertentu untuk mewakili harapan kamu dalam pemerintahan. Kalau kamu yakin dengan figur perorangan atau partai yang kamu pilih, maka seenggaknya kamu udah ikut berkontribusi dalam membangun bangsa.

Nggak yakin siapa yang bakal kamu pilih?

Kalau itu adalah masalah kamu saat ini, tenang aja, we can still fix it! Yang penting adalah kamu jangan sampai meniatkan golput pada 9 Juli mendatang. Sekarang ini kamu masih punya waktu untuk cari tahu tentang calon pemimpin yang akan kamu pilih, sebelum akhirnya memantapkan pilihan.

Suara Pemuda, Suara Penuh Harapan

Pada pemilu tahun ini, 40% jumlah pemilih adalah pemilih usia muda, yang mewakili sekitar 40 juta jiwa. Sayangnya, kecenderungan golput pada pemilih muda juga cukup besar. Perlu diingat, bahwa selama ini pemilu selalu memenangkan suara golput. Pada pemilu anggota legislatif tahun 2009 lalu, angka golput meraih 39,1% dari jumlah daftar pemilih. Padahal, partai pemenang hanya meraih 20,85% suara. Ngaak mau dong harus serupa terjadi lagi, makanya jangan sampai golput ya! (gambar: rimanews)

About ""

Beemagz adalah majalah lokal muda Lombok. Kreatif, edukatif, entertaining, local taste, dan pastinya youngster bangett!! Enjoy our online version!

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Beemagz Youngster Magazine | Majalah Remaja
Design by FBTemplates | BTT