BREAKING

GEMA : Gerakan Entrepreneurship Mahasiswa


Jadi pengusaha? Hari gini bukan nggak mungkin loh pemuda jadi pengusaha. Udah banyak kok buktinya. Jangan mentok gara-gara urusan modal, kata mereka yang udah lebih dulu sukses nih, modal malah jadi nomer ke-sekian, yang penting tekad dan kreatifitas! Beemagz berkesempatan buat ngobrol bareng pak Joko, dosen Universitas Mataram yang jadi salah satu penggagas berdirinya GEMA (Gerakan Enterpreneurship mahasiswa). Nih dia hasil ngobrol singkat bareng beliau! 

GEMA : Center of Entrepreneurship, why?
GEMA masih terbilang muda, karena program ini baru berjalan dua tahun. Tapi paling nggak ni, GEMA bisa jadi pioneer sekaligus starter dalam menanamkan jiwa bisnis di kalangan mahasiswa. Empat orang dosen yang mempioneeri GEMA, Bapak Joko Jumadi, Martadinata, Junaidi, dan bapak Alamsyah, sangat menyadari bahwa entrepreneurship alias kewirausahaan menjadi sangat penting untuk mengatasi masalah kemiskinan dan pengangguran. Coba aja bayangin! Setiap tahunnya, ada berapa sarjana yang diwisuda dari sekian banyak kampus di daerah kita? Jumlahnya nggak mungkin kurang dari 1000 orang kan? Well, kalau sekian jumlah sarjana itu hanya berfikir menjadi pegawai, lapangan pekerjaan yang tersedia nggak bakal cukup untuk menampung seluruhnya. Akhirnya, muncul deh istilah pengangguran intelektual. Nah, salah satu solusi jitu untuk masalah ini adalah dengan mulai berwirausaha. Menjadi pegawai nggak lagi  sebagai pilihan utama, mindset harus digiring menjadi “entrepreneur yang utama”!

Bukan Entrepreneur biasa
GEMA UNRAM memberikan support bagi para mahasiswa berupa bantuan modal usaha. Tapi untuk bisa dimodali GEMA, pastinya nggak cukup dengan sekedar kemauan aja, butuh usaha ekstra untuk meyakinkan para pemberi modal kalau usaha yang dibuat memang layak untuk dikembangkan. Ada tiga poin penting yang harus dimiliki oleh para mahasiswa yang ikut berkompetisi : tekad, kreatif, dan prospek pengembangan usaha. Kompetisi GEMA dimulai dari pengajuan proposal, presentasi, seleksi, sampai ke tahap pelatihan, nah kalau memang dianggap layak, baru deh para mahasiswa ini diberi modal untuk mulai menjalankan atau mengembangkan usaha mereka. Tuh kan, dari proses seleksinya aja mereka udah ditatar untuk berfikir kreatif dan berkompetisi secara sehat.

Untuk Mahasiswa
Di tahun pertama, lebih dari 90 jenis usaha telah dimodali oleh GEMA dengan menggunakan sistem hibah (hadiah). Untuk tahun ini sedikit berbeda, modal diberikan dalam bentuk pinjaman tanpa bunga. Bunga pinjaman diganti dengan laporan rutin bulanan, Tujuannya nggak lain agar para mahasiswa memanfaatkan modal yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Tahun ini ada 91 jenis usaha yang dimodali oleh GEMA, dengan dana berkisar antara Rp. 4 juta – Rp. 25 juta. Hemmm, bukan jumlah yang sedikit kan?

How to start ?
Untuk mulai usaha memang nggak segampang ngebalik telapak tangan. Tapi juga nggak bakal pernah jalan, kalau kita nggak memulai. Nih, ada tips jitu buat Beebers semua yang tertarik buat jadi entrepreneur. Yuuk diliat!
1. Pasang Tekad
Ini nih yang paling utama, serius atau nggak-nya, benar-benar ditentukan dari niat. Kalau udah benar-benar niat, semua pasti bakal lebih gampang.
2. Mulai Dari sekarang
Kalau nggak dimulai, kita hanya bisa membayangkan. Nah, daripada cuma ngayal, lebih baik mulai bikin planning usaha dan langkah-langkah yang akan diambil kedepannya.
3. Think Simple
       Jangan mikir kejauhan. Mulai dari yang sederhana aja. Usaha dengan modal ringan tapi punya  
4. Spread Your Idea
    Kalau memang udah yakin dengan prospek usaha yang akan digeluti, perluas jaringan, dan cari              peluang sebanyak-banyaknya. Kalau kepentok modal, bukan nggak mungkin ada yang tertarik untuk berinvestasi dengan jenis usaha kita.(foto:eksklusif)
         

About ""

Beemagz adalah majalah lokal muda Lombok. Kreatif, edukatif, entertaining, local taste, dan pastinya youngster bangett!! Enjoy our online version!

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Beemagz Youngster Magazine | Majalah Remaja
Design by FBTemplates | BTT